Tangisan Aila
tak pernah mudah utk bunda mendengar tangisanmu, ai…
hati bunda selalu hancur & sakit saat mendengar & melihatmu menangis.
bunda selalu ingin ada didekatmu…memelukmu…menenangkanmu…
tapi bunda dihadapkan pada pilihan dan kewajiban.
bunda senang sekali jika bisa berada didekatmu setiap waktu,
tapi bunda juga senang bekerja.
dgn bekerja, bunda bisa tetap belajar…berteman…berkembang.
sama seperti kamu senang sekolah.
dgn bekerja, bunda berharap bisa berguna…bermanfaat utk sesama…bisa mendapat ridho-Nya…
dgn bekerja, bunda berharap kita punya kemungkinan pada satu masa depan yg lebih pasti dan lebih baik…
tak pernah mudah utk bunda mendengar tangisanmu, ai…
seperti pagi tadi, saat kaki bunda sudah mengayun keluar pintu rumah.
sayup bunda dengar rengek tangismu dari balik pintu kamar, memecah keheningan pagi.
atau seperti beberapa hari lalu saat kau meraung-raung sambil mendekap bunda, memohon utk ikut ke kantor.
bukannya bunda tak punya hati dan tetap melangkah pergi…
sambil kaki ini melangkah, selalu teriring doa utkmu, ai…
semoga Allah SWT melindungimu selama kami jauh…semoga Allah SWT memberikan kita segala yg terbaik…
pekerjaan bunda bukan sainganmu, ai…
krn kamu lah bunda bekerja!
utk kamu lah bunda bekerja!
jangan menangis lagi, ai…
bunda luvs you so much

Andika Said:
on April 19, 2007 at 10:54 am
Masalah yang sama juga gw alami. Berhubung ibunya Aryo juga kerja terkadang keluar dari percakapan antar ibu dan anaknya, “bunda dirumah aja, ayah aja yang kerja”. Simpel tp buat istri gw cukup berasa. Mudah-mudahan aja buat mbak Renee maupun istri gw beserta working woman yang lain bisa dirumah nemenin anaknya tumbuh tanpa menghambat cita-cita mereka.
yendoel Said:
on May 9, 2007 at 12:21 am
samalah, anak gua juga tiap kali lihat gua dah pakai baju, bawa tas..udah deh, mulai nangis2. gak tega dengarin dia nangis. kadang bilang mama dan dia sama2 ngantor. kadang bilang mama jangan ngantor, dia aja yang ngantor. tapi kata neneknya setelah itu, beberapa menit kemudian, yah udah, nangisnya stop juga. kalo pulang kerja, dia akan nyambut dg wajah senang, ngambilin sendal. senang sekali bisa memeluknya setelah pulang kantor.
Renee Said:
on May 9, 2007 at 7:35 pm
sama persis ya ndoel.
kadang aila ngebujukin gw gak usah kerja & biar dia aja yg kerja. katanya “kalo cuma pencet2x komputer ai jg bisa!”
tapi most of the time dia suka bergumam “bunda kan kerja biar ai bisa naik kereta api…naik pesawat terbang…biar ai bisa sekolah…biar bunda juga tetep pandai & banyak teman” 
seringkali aila merengek-rengek minta ikut ke kantor. pernah sih gw bawa dia ke kantor. cuma sebentar, terus dia dijemput nyokap gw. selama dia di kantor dia enjoy bgt, gambar2x…liat2x dokumen2x gw…ngamatin P&ID…i think she started to enjoy the working ambience